
Berita Terkini
BAZNAS Kutim Salurkan Bantuan Rehab 4 Rumah Senilai Rp200 Juta, Gandeng Brigif 32 Mangkalihat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Bengalon. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp200 juta, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta.
Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif 32 Mangkalihat serta Kecamatan Bengalon. Sebelum bantuan diberikan, pihak Brigif bersama pemerintah kecamatan terlebih dahulu melakukan survei dan peninjauan terhadap kondisi rumah serta calon penerima bantuan.
Hasil survei tersebut kemudian diajukan kepada BAZNAS Kutim untuk dilakukan proses verifikasi dan persetujuan. Setelah dinyatakan memenuhi kriteria, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada masing-masing penerima.
“Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memperbaiki kondisi rumah agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Drs. K.H. Masnip Sofwan.
Dalam pelaksanaannya, bantuan tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Proses rehabilitasi rumah hingga selesai nantinya akan mendapat pendampingan dari pihak Brigif 32 Mangkalihat bersama Kecamatan Bengalon.Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai peruntukan bantuan dan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi penerima.
Kolaborasi antara BAZNAS Kutim, Brigif 32 Mangkalihat dan Kecamatan Bengalon ini menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.
13/08/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim dan Brigif TP 32/Mangkalihat Gelar Khitan Massal, 52 Anak Fakir Miskin Terbantu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan khitan massal bagi anak-anak dari keluarga fakir dan miskin.
Kegiatan tersebut digelar melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif TP 32/Mangkalihat dan diikuti sebanyak 52 anak, dengan total bantuan senilai Rp52 juta. Kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026).
Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, mengatakan kegiatan khitan massal tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, khitan massal tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua, khususnya keluarga kurang mampu.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak dari keluarga fakir dan miskin. Kita berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Masnip Sofwan.
Di tengah kegembiraan anak-anak dan haru para orang tua, kehadiran Danbrigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., turut melengkapi suasana kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.
“Melihat senyum di wajah anak-anak hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menjaga senyum anak-anak, menjaga masa depan mereka, dan memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang dan keamanan,” ujar Agussalim.
Ia menegaskan, keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga bagaimana prajurit dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.“Sekali Melangkah, Pantang Menyerah! Sekali kami berjanji melindungi dan menyayangi rakyat, maka kami tak akan pernah berhenti,” tegasnya.
Kegiatan khitan massal tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara BAZNAS dan TNI dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kutim berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat yang dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran.
13/08/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.
"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak.
"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin
Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.
"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.
Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.
"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.
12/08/2026 | Humas Baznas RI
Agenda Pimpinan

Menghadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS Se-Kaltim
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kutai Timur menghadiri Pembukaan RAKOORDA BAZNAS se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Samarinda, 10 Agustus 2026.
Momentum penuh makna untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan komitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Hadir bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, jajaran Bupati/Wali Kota se-Kaltim, serta para pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur.
Semoga RAKOORDA ini melahirkan gagasan dan langkah strategis untuk menghadirkan manfaat zakat yang semakin luas bagi umat.
10-08-2026 | Humas BAZNAS Kutim

Koordinasi Kesra ke BAZNAS Kutai Timur
Tim Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kab. Kutai Timur melanjutkan koordinasi ke BAZNAS Kutai Timur terkait rekonsiliasi zakat info terbaru dari OPD-OPD terkait
07-07-2026 | Humas BAZNAS Kutim

Koordinasi DPPPA ke BAZNAS Kutai Timur
Tim Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kutai Timur melakukan koordinasi ke BAZNAS Kutai Timur terkait salah satu warga yang mengalami KDRT
07-07-2026 | Humas BAZNAS Kutim
Berita Pendistribusian

Berangkatkan 2 Santri Pelosok Kutai Timur Melalui BAZNAS Kutim Jenjang S1
BAZNAS Kabupaten Kutai Timur kembali memberangkatkan dua penerima beasiswa pendidikan ke Yayasan Ibnu Katsir Jember setelah dinyatakan lolos melalui serangkaian proses seleksi.
Kedua penerima beasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi generasi Qurani yang kelak berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.
Adapun penerima beasiswa tersebut yakni Armailita Nur Salsabila asal Kecamatan Long Mesangat yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an, serta Edo Denis asal Kecamatan Muara Ancalong dengan bekal hafalan 28 juz Al-Qur’an.
Sebelum memperoleh beasiswa, keduanya terlebih dahulu mengikuti proses seleksi di Yayasan Ibnu Katsir Jember. Setelah dinyatakan lolos, seleksi kembali dilakukan oleh BAZNAS Kutai Timur hingga akhirnya resmi ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Prosesi pemberangkatan kedua santri tersebut didampingi oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kutai Timur Bidang Keuangan dan Pelaporan, Imam Wahyudi, S.Si, yang turut memberikan motivasi agar keduanya menjaga semangat belajar dan terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan.
Ketua BAZNAS Kutai Timur, Drs. KH. Masnip Sofwan, mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memiliki kualitas pendidikan yang baik.
“Kami berharap kedua penerima beasiswa ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, menjaga amanah yang telah diberikan, serta kelak kembali ke Kutai Timur untuk mengabdikan ilmu dan hafalan Al-Qur’annya kepada masyarakat. Semoga program ini terus melahirkan generasi Qurani yang membanggakan daerah,” ujar Drs. KH. Masnip Sofwan.
Ia menambahkan, BAZNAS Kutai Timur akan terus berupaya menghadirkan program-program pendidikan yang bermanfaat sebagai bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah, sehingga semakin banyak anak-anak berprestasi yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas. (dy)
01/08/2026 | Humas Viral Kaltim

Semester Pertama, Baznas Kutim Salurkan Hampir 9 Miliar, 14 Ribu Warga Rasakan Manfaat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur mencatat kinerja positif pada Semester I Tahun 2026. Penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mencapai Rp8.825.676.909, meningkat 30,21 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Sementara itu, penyaluran dana tercatat sebesar Rp8.876.467.405, atau naik 3,22 persen dibandingkan Semester I tahun lalu.
Ketua BAZNAS Kutai Timur, Drs. KH. Masnip Sofwan, mengatakan peningkatan tersebut merupakan buah dari kepercayaan para muzakki yang terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Menurutnya, amanah itu dijawab dengan penyaluran yang cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.
“Alhamdulillah, berkat kedermawanan dan kepercayaan para muzakki, penghimpunan zakat pada Semester I Tahun 2026 meningkat 30,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Ia menjelaskan, selama Januari hingga Juni 2026 sebanyak 13.924 penerima manfaat telah merasakan langsung berbagai program BAZNAS.
Program tersebut meliputi rehabilitasi lima rumah layak huni, bantuan rutin bagi 17 pondok pesantren dan panti asuhan, santunan rutin untuk 129 fakir, bantuan kepada 1.698 korban bencana, pelatihan Gada Pratama bagi 14 peserta, penyaluran 130 mushaf Al-Qur’an ke Aceh dan Sumatera, beasiswa untuk 30 mahasiswa, bantuan bagi 23 pasien, pengembangan usaha bagi 260 pelaku usaha, 13 bantuan stimulan pendidikan, penyaluran 5.173 Paket Ramadhan Bahagia, serta santunan bagi 57 anak yatim piatu.
Masnip menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa hingga ketua RT.
Selain itu, BAZNAS Kutim juga menjalin kolaborasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam Program Paket Ramadhan Bahagia serta bersama PMI Kutai Timur untuk penyaluran Al-Qur’an ke wilayah Aceh dan Sumatera.
“Ke depan kami berharap semangat berbagi ini terus terjaga. Kami mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kutai Timur agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh muzakki atas kepercayaannya, dan kepada para mustahik semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan, kebahagiaan, serta menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” tutup Masnip Sofwan.(dy)
19/07/2026 | Humas Viral Kaltim

BAZNAS Kutim Salurkan Santunan Yatim, UMKM, RTLH Senilai 1,7 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur menyalurkan berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Pendayagunaan BAZNAS Kutai Timur yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur, Selasa (30/6/2026) lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kementerian Agama, para camat, penerima bantuan, hingga pelaku UMKM.
Dalam kegiatan itu, BAZNAS menyalurkan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 173 pelaku UMKM dengan total anggaran Rp835.440.098. Selain itu, santunan sebesar Rp1 juta diberikan kepada 842 anak yatim dan dhuafa se-Kabupaten Kutai Timur dengan total bantuan Rp842 juta yang langsung ditransfer ke rekening penerima.
BAZNAS juga menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada dua warga masing-masing senilai Rp40 juta atau total Rp80 juta.
Ketua BAZNAS Kutai Timur, Masnip Sofwan, menjelaskan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan survei lapangan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Ia juga mengungkapkan masih terdapat sekolah yang belum menyampaikan data anak yatim sehingga berpotensi menghambat penyaluran bantuan pendidikan. Karena itu, BAZNAS mengajak seluruh sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk aktif melaporkan data warga yang berhak menerima bantuan.
“Dengan dukungan seluruh pihak, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kutai Timur,” katanya. (mel)
06/07/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS TV
Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah
Penulis: Humas Baznas Kutim
Kesan Pesan Kolaborasi Antar Instansi - Dinas Sosial
Penulis: Humas Baznas Kutim










