WhatsApp Icon
Memberangkatkan 6 Mahasiswi ke IIQ Jakarta Melalui Beasiswa BAZNAS Kutim

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Sebanyak enam putri asal Kutai Timur diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Pelepasan sekaligus pengantaran enam calon mahasiswi tersebut dilaksanakan pada 24 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Baznas Kutim dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada generasi muda daerah, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an.

Enam putri Kutai Timur yang mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah di IIQ Jakarta yakni Rismayanti Indah asal Kecamatan Telen, Nur Husna dari Sangatta Utara, Sefiana dari Kombeng, Saripah Isbi Elpina dari Sangatta Utara, Selvia Erina dari Sangatta Selatan, serta Putri Ayunanda dari Busang.

Narasumber Drs. K.H. Masnip Sofwan selaku Ketua BAZNAS Kutai Timur menyampaikan bahwa keberangkatan keenam mahasiswi tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas Kutim dalam mendorong generasi muda agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperdalam ilmu Al-Qur’an.

Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di IIQ Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi para mahasiswi dalam meraih cita-cita, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami berharap anak-anak kita dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Kutai Timur, serta nantinya kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Masnip Sofwan.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan salah satu investasi penting untuk membangun masa depan daerah. Karena itu, dukungan terhadap putra-putri daerah yang memiliki semangat belajar perlu terus diperkuat.

Keenam mahasiswi tersebut kini membawa harapan besar keluarga dan masyarakat Kutai Timur untuk menuntut ilmu di Jakarta. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menjadi generasi yang memiliki kompetensi sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat.

Program pemberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola Baznas dapat disalurkan dalam bentuk program pendidikan yang memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.

 

Baznas Kutai Timur berharap para penerima program dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

31/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
Rakoorda BAZNAS se-Kaltim Dirangkai BAZNAS Strategic Development, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

Rapat Koordinasi Daerah (Rakoorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur (Kaltim) dirangkaikan dengan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, tata kelola, serta kapasitas pimpinan dan pengelola BAZNAS di tingkat daerah.

Pembukaan Rakoorda dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta jajaran pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Setelah agenda pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan BAZNAS Strategic Development yang berlangsung hingga hari terakhir. BSD diisi dengan berbagai materi strategis, diskusi, serta evaluasi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah.

Sejumlah materi penting diberikan oleh para narasumber dari BAZNAS RI, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, maupun lembaga terkait.

Materi pertama membahas peran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama dalam tata kelola zakat di daerah, yang disampaikan Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., selaku Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, serta Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, selaku Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi manajemen konflik dan problem solving yang disampaikan Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., selaku Wakil Ketua BAZNAS RI.

Penguatan kelembagaan juga menjadi perhatian melalui materi BAZNAS sebagai LPNS yang kolektif dan berkorporasi yang disampaikan Hj. Saidah Sakwan, M.A., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah.

Sementara itu, materi mengenai profil amil disampaikan Sarniti selaku Direktur LSP Pusdiklat BAZNAS RI. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah yang disampaikan Khuzaifah Hanum.

Dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat, BSD juga membahas strategi membangun kepercayaan publik melalui regulasi dan etika pengelolaan zakat yang disampaikan Mulya Dwi Harto.

Tak hanya itu, aspek komunikasi dan reputasi lembaga turut menjadi perhatian. Materi strategi mengelola reputasi lembaga dan manajemen komunikasi publik BAZNAS disampaikan Ndari Rumi Widyawati.

Dari sisi program, peserta mendapatkan materi program pendistribusian dan pendayagunaan ZIZ yang berdampak dan fundraise-able yang disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan.

Penguatan penghimpunan zakat di daerah juga dibahas melalui materi optimalisasi fundraising BAZNAS daerah yang disampaikan Fitriansyah Agus Setiawan.

Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan BSD ditutup dengan materi evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2025 serta semester I tahun 2026, yang kembali disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si.

Melalui rangkaian Rakoorda dan BAZNAS Strategic Development ini, BAZNAS se-Kaltim diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Tidak hanya dari sisi penghimpunan, tetapi juga dalam pendistribusian, pendayagunaan, pelayanan kepada mustahik, serta membangun kepercayaan publik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan strategi antara BAZNAS daerah dengan pemerintah serta BAZNAS RI, sehingga pengelolaan zakat di Kalimantan Timur dapat semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim Salurkan Bantuan Rehab 4 Rumah Senilai Rp200 Juta, Gandeng Brigif 32 Mangkalihat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Bengalon. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp200 juta, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif 32 Mangkalihat serta Kecamatan Bengalon. Sebelum bantuan diberikan, pihak Brigif bersama pemerintah kecamatan terlebih dahulu melakukan survei dan peninjauan terhadap kondisi rumah serta calon penerima bantuan.

Hasil survei tersebut kemudian diajukan kepada BAZNAS Kutim untuk dilakukan proses verifikasi dan persetujuan. Setelah dinyatakan memenuhi kriteria, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada masing-masing penerima.

“Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memperbaiki kondisi rumah agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Drs. K.H. Masnip Sofwan.

Dalam pelaksanaannya, bantuan tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Proses rehabilitasi rumah hingga selesai nantinya akan mendapat pendampingan dari pihak Brigif 32 Mangkalihat bersama Kecamatan Bengalon.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai peruntukan bantuan dan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi penerima.

Kolaborasi antara BAZNAS Kutim, Brigif 32 Mangkalihat dan Kecamatan Bengalon ini menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim dan Brigif TP 32/Mangkalihat Gelar Khitan Massal, 52 Anak Fakir Miskin Terbantu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan khitan massal bagi anak-anak dari keluarga fakir dan miskin.

Kegiatan tersebut digelar melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif TP 32/Mangkalihat dan diikuti sebanyak 52 anak, dengan total bantuan senilai Rp52 juta. Kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026).

Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, mengatakan kegiatan khitan massal tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, khitan massal tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua, khususnya keluarga kurang mampu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak dari keluarga fakir dan miskin. Kita berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Masnip Sofwan.

Di tengah kegembiraan anak-anak dan haru para orang tua, kehadiran Danbrigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., turut melengkapi suasana kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.

“Melihat senyum di wajah anak-anak hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menjaga senyum anak-anak, menjaga masa depan mereka, dan memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang dan keamanan,” ujar Agussalim.

Ia menegaskan, keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga bagaimana prajurit dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sekali Melangkah, Pantang Menyerah! Sekali kami berjanji melindungi dan menyayangi rakyat, maka kami tak akan pernah berhenti,” tegasnya.

Kegiatan khitan massal tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara BAZNAS dan TNI dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kutim berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat yang dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.

"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. 

"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.

"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.

Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.

"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.

12/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Memberangkatkan 6 Mahasiswi ke IIQ Jakarta Melalui Beasiswa BAZNAS Kutim
Memberangkatkan 6 Mahasiswi ke IIQ Jakarta Melalui Beasiswa BAZNAS Kutim
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Sebanyak enam putri asal Kutai Timur diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. Pelepasan sekaligus pengantaran enam calon mahasiswi tersebut dilaksanakan pada 24 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Baznas Kutim dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada generasi muda daerah, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an. Enam putri Kutai Timur yang mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah di IIQ Jakarta yakni Rismayanti Indah asal Kecamatan Telen, Nur Husna dari Sangatta Utara, Sefiana dari Kombeng, Saripah Isbi Elpina dari Sangatta Utara, Selvia Erina dari Sangatta Selatan, serta Putri Ayunanda dari Busang. Narasumber Drs. K.H. Masnip Sofwan selaku Ketua BAZNAS Kutai Timur menyampaikan bahwa keberangkatan keenam mahasiswi tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas Kutim dalam mendorong generasi muda agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperdalam ilmu Al-Qur’an. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di IIQ Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi para mahasiswi dalam meraih cita-cita, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur setelah menyelesaikan pendidikan. “Kami berharap anak-anak kita dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Kutai Timur, serta nantinya kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Masnip Sofwan. Ia menambahkan, pendidikan merupakan salah satu investasi penting untuk membangun masa depan daerah. Karena itu, dukungan terhadap putra-putri daerah yang memiliki semangat belajar perlu terus diperkuat. Keenam mahasiswi tersebut kini membawa harapan besar keluarga dan masyarakat Kutai Timur untuk menuntut ilmu di Jakarta. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menjadi generasi yang memiliki kompetensi sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat. Program pemberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola Baznas dapat disalurkan dalam bentuk program pendidikan yang memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat. Baznas Kutai Timur berharap para penerima program dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.
BERITA31/08/2026 | Humas Viral Kaltim
Rakoorda BAZNAS se-Kaltim Dirangkai BAZNAS Strategic Development, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik
Rakoorda BAZNAS se-Kaltim Dirangkai BAZNAS Strategic Development, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik
Rapat Koordinasi Daerah (Rakoorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur (Kaltim) dirangkaikan dengan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, tata kelola, serta kapasitas pimpinan dan pengelola BAZNAS di tingkat daerah. Pembukaan Rakoorda dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta jajaran pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Setelah agenda pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan BAZNAS Strategic Development yang berlangsung hingga hari terakhir. BSD diisi dengan berbagai materi strategis, diskusi, serta evaluasi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah. Sejumlah materi penting diberikan oleh para narasumber dari BAZNAS RI, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, maupun lembaga terkait. Materi pertama membahas peran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama dalam tata kelola zakat di daerah, yang disampaikan Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., selaku Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, serta Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, selaku Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi manajemen konflik dan problem solving yang disampaikan Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., selaku Wakil Ketua BAZNAS RI. Penguatan kelembagaan juga menjadi perhatian melalui materi BAZNAS sebagai LPNS yang kolektif dan berkorporasi yang disampaikan Hj. Saidah Sakwan, M.A., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah. Sementara itu, materi mengenai profil amil disampaikan Sarniti selaku Direktur LSP Pusdiklat BAZNAS RI. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah yang disampaikan Khuzaifah Hanum. Dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat, BSD juga membahas strategi membangun kepercayaan publik melalui regulasi dan etika pengelolaan zakat yang disampaikan Mulya Dwi Harto. Tak hanya itu, aspek komunikasi dan reputasi lembaga turut menjadi perhatian. Materi strategi mengelola reputasi lembaga dan manajemen komunikasi publik BAZNAS disampaikan Ndari Rumi Widyawati. Dari sisi program, peserta mendapatkan materi program pendistribusian dan pendayagunaan ZIZ yang berdampak dan fundraise-able yang disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan. Penguatan penghimpunan zakat di daerah juga dibahas melalui materi optimalisasi fundraising BAZNAS daerah yang disampaikan Fitriansyah Agus Setiawan. Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan BSD ditutup dengan materi evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2025 serta semester I tahun 2026, yang kembali disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si. Melalui rangkaian Rakoorda dan BAZNAS Strategic Development ini, BAZNAS se-Kaltim diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Tidak hanya dari sisi penghimpunan, tetapi juga dalam pendistribusian, pendayagunaan, pelayanan kepada mustahik, serta membangun kepercayaan publik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan strategi antara BAZNAS daerah dengan pemerintah serta BAZNAS RI, sehingga pengelolaan zakat di Kalimantan Timur dapat semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA13/08/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim Salurkan Bantuan Rehab 4 Rumah Senilai Rp200 Juta, Gandeng Brigif 32 Mangkalihat
BAZNAS Kutim Salurkan Bantuan Rehab 4 Rumah Senilai Rp200 Juta, Gandeng Brigif 32 Mangkalihat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Bengalon. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp200 juta, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif 32 Mangkalihat serta Kecamatan Bengalon. Sebelum bantuan diberikan, pihak Brigif bersama pemerintah kecamatan terlebih dahulu melakukan survei dan peninjauan terhadap kondisi rumah serta calon penerima bantuan. Hasil survei tersebut kemudian diajukan kepada BAZNAS Kutim untuk dilakukan proses verifikasi dan persetujuan. Setelah dinyatakan memenuhi kriteria, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada masing-masing penerima. “Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memperbaiki kondisi rumah agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Drs. K.H. Masnip Sofwan. Dalam pelaksanaannya, bantuan tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Proses rehabilitasi rumah hingga selesai nantinya akan mendapat pendampingan dari pihak Brigif 32 Mangkalihat bersama Kecamatan Bengalon.Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai peruntukan bantuan dan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi penerima. Kolaborasi antara BAZNAS Kutim, Brigif 32 Mangkalihat dan Kecamatan Bengalon ini menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.
BERITA13/08/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim dan Brigif TP 32/Mangkalihat Gelar Khitan Massal, 52 Anak Fakir Miskin Terbantu
BAZNAS Kutim dan Brigif TP 32/Mangkalihat Gelar Khitan Massal, 52 Anak Fakir Miskin Terbantu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan khitan massal bagi anak-anak dari keluarga fakir dan miskin. Kegiatan tersebut digelar melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif TP 32/Mangkalihat dan diikuti sebanyak 52 anak, dengan total bantuan senilai Rp52 juta. Kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026). Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, mengatakan kegiatan khitan massal tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, khitan massal tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua, khususnya keluarga kurang mampu. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak dari keluarga fakir dan miskin. Kita berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Masnip Sofwan. Di tengah kegembiraan anak-anak dan haru para orang tua, kehadiran Danbrigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., turut melengkapi suasana kebahagiaan dalam kegiatan tersebut. “Melihat senyum di wajah anak-anak hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menjaga senyum anak-anak, menjaga masa depan mereka, dan memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang dan keamanan,” ujar Agussalim. Ia menegaskan, keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga bagaimana prajurit dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.“Sekali Melangkah, Pantang Menyerah! Sekali kami berjanji melindungi dan menyayangi rakyat, maka kami tak akan pernah berhenti,” tegasnya. Kegiatan khitan massal tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara BAZNAS dan TNI dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kutim berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat yang dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran.
BERITA13/08/2026 | Humas Viral Kaltim
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS. "Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin. Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. "Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi. "Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya. Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting. Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia. "Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan. "Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya. Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.
BERITA12/08/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS Bersama CIDE Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pusat Komunitas Muslim Sydney
BAZNAS Bersama CIDE Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pusat Komunitas Muslim Sydney
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Centre for Islamic Dakwah and Education (CIDE) menjajaki peluang kerja sama terkait penggalangan dana untuk pembangunan pusat komunitas Muslim di Sydney, Australia dalam audiensi CIDE ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Kolaborasi ini digagas guna memfasilitasi ratusan warga Muslim Indonesia di Sydney yang dalam sembilan tahun terakhir terpaksa terus menyewa tempat untuk setiap kegiatan dakwah dan keagamaan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan mobilisasi dana akan dilakukan melalui skema co-fundraising yang transparan dan dapat dipantau bersama oleh kedua belah pihak. "Kalau kita bisa fundraising-kan, berapapun dana terkumpulkan bisa membantu pembangunan ini," jelas Rizaludin Kurniawan yang menerima delegasi CIDE, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, BAZNAS RI telah berpengalaman dan memiliki rekam jejak sukses dalam mengelola mobilisasi dana berbasis program tematik bersama berbagai yayasan kemanusiaan. Rizaludin menilai kemitraan ini dapat mengoptimalkan penghimpunan dana melalui ekosistem BAZNAS RI yang memiliki jangkauan donatur luas dari berbagai kalangan, bahkan nanti berharap bisa terbentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS di Australia dengan menyesuaikan regulasi yang berlaku. "Penggalangan dana melalui kelembagaan resmi BAZNAS juga akan menjamin legalitas, transparansi, serta jangkauan publikasi yang lebih aman dan terpercaya, bahkan bisa saja nanti dibentuk UPZ di Australia." kata Rizaludin. Sementara itu, Pengurus CIDE Sydney, Ustadz Shaifurrokhman Mahfudz, Lc., M.Sh., Ph.D., menyampaikan audiensi ini dilakukan untuk mengonsultasikan rencana penggalangan dana pembangunan pusat kegiatan masyarakat Muslim Indonesia di Australia. Langkah ini diambil setelah selama sembilan tahun terakhir komunitas Muslim Indonesia di Sydney harus menyewa tempat untuk memfasilitasi berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan warga diaspora. Shaifurrokhman mengatakan, inisiatif penjajakan kerja sama ini ditujukan untuk mewujudkan tempat ibadah yang permanen sekaligus memastikan skema pengumpulan donasi lintas negara mematuhi regulasi keuangan di Indonesia maupun Australia. "Jadi karena itu sebelum kita melangkah di sana, kita harus sowan dulu ke BAZNAS, meminta pandangan, masukan, dan seterusnya," kata Ustadz Shaifurrokhman Mahfudz. Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Pengumpulan Badan Negara BAZNAS RI H. Faisal Qosim, Lc., M.A., CFRM. dan Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin.
BERITA12/08/2026 | Humas Baznas RI
Atasi Kemiskinan, BAZNAS Strategic Development Dorong Penguatan Pengelolaan Zakat di Kaltim
Atasi Kemiskinan, BAZNAS Strategic Development Dorong Penguatan Pengelolaan Zakat di Kaltim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development (BSD) mendorong seluruh jajaran amil BAZNAS se-Kalimantan Timur memperkuat pengelolaan zakat guna mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengoptimalkan pembangunan daerah. Hal tersebut mengemuka dalam acara BAZNAS Strategic Development (BSD) yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), yang berlangsung selama 10 hingga 13 Agustus 2026 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dan diikuti seluruh amil dan amilat BAZNAS se-Kalimantan Timur. Dalam kegiatan itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., hadir sebagai pembicara dengan menyampaikan materi bertema “Manajemen Konflik dan Problem Solving”. Materi tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas amil dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat di daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, MA., Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, MAg., dan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam arahannya, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menegaskan, pengelolaan zakat harus sejalan dengan dinamika sosial dan ekonomi di masing-masing daerah. Zainut mengatakan, dibalik pembangunan di Kaltim yang terus pesat, ia mengingatkan masih ada sejumlah kantong-kantong kemiskinan yang masih membutuhkan bantuan. "Dalam situasi ini, BAZNAS memegang posisi strategis untuk menyokong pembangunan daerah melalui pendayagunaan zakat yang tepat sasaran," ujar Zainut dalam kegiatan BSD di Kota Samarinda, Kaltim, Selasa (11/8/2026). Zainut menilai, keberhasilan pengelolaan zakat tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya dana yang berhasil dihimpun. Ukuran yang lebih penting adalah perubahan yang terjadi pada kehidupan mustahik setelah mendapatkan manfaat zakat. Ia mendorong BAZNAS di Kalimantan Timur untuk terus melahirkan program yang inovatif, berbasis kebutuhan masyarakat, dan memiliki dampak jangka panjang. “Kita ingin BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, kabupaten dan kota bergerak dalam satu arah, memenuhi standar tata kelola yang semakin baik, menggunakan data yang semakin akurat, serta mampu menghadirkan program-program yang benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya. Zainut juga mengapresiasi pengelolaan zakat di Kalimantan Timur yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Semoga pengelolaan zakat di Kaltim semakin kuat, sehingga manfaatnya kian nyata dalam mendongkrak kesejahteraan umat," ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan mengatakan, pelaksanaan BSD dan Rakorda menjadi momentum untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merumuskan strategi pengelolaan zakat ke depan. Ahmad Nabhan menegaskan, BAZNAS Provinsi Kaltim berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian zakat secara amanah dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui lima pilar program utama yang menjadi landasan pendistribusian dan pendayagunaan zakat. "BAZNAS Provinsi Kaltim memiliki lima pilar program utama yang menjadi landasan dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat, yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Makmur, Kaltim Peduli, dan Kaltim Taqwa," jelasnya. Ia berharap forum BSD dapat semakin memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Kaltim dan BAZNAS kabupaten/kota. Dengan koordinasi yang lebih kuat dan arah kerja yang selaras, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA12/08/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia
BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang mengalami kemarau panjang, serta kawasan terdampak bencana. Selain pendistribusian melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Air Bersih merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. "Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana," ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Sodik mengatakan, untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, bentuk intervensi yang diberikan BAZNAS disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah. "Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusian air bersih menggunakan truk tangki," kata Sodik. Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. "Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang," jelas Sodik. Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih. "Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf," ujar Sodik.
BERITA11/08/2026 | Humas Baznas RI
Serah Terima Laporan Semester I Tahun 2026
Serah Terima Laporan Semester I Tahun 2026
BAZNAS Kabupaten Kutai Timur yang diwakili Ketua Bapak Drs. KH. Masnip Sofwan telah menyerahkan Laporan Semester I (Januari-Juni) Tahun 2026 Unaudited pada bulan Juli lalu yang ditujukan kepada Bupati Kutai Timur, Ketua DPRD Kutai Timur, dan Kabag. Kesra Kutim, serta kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur saat kegiatan RAKOORDA BAZNAS Se-Kaltim.Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah daerah dan kepercayaan seluruh Muzakki. Pelaporan rutin ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada para Muzakki dan seluruh masyarakat Kutai Timur yang selalu mempercayakan penyaluran ZIS-nya melalui BAZNAS Kutim. Setiap rupiah yang disalurkan Muzakki sangat berarti untuk kesejahteraan ummat di Kutai Timur. Mari terus salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kutai Timur
BERITA10/08/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Dua Mahasantri Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Diberangkatkan ke Jember
Dua Mahasantri Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Diberangkatkan ke Jember
BAZNAS Kabupaten Kutai Timur kembali memberangkatkan dua penerima beasiswa pendidikan ke Yayasan Ibnu Katsir Jember setelah dinyatakan lolos melalui serangkaian proses seleksi. Kedua penerima beasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi generasi Qurani yang kelak berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Adapun penerima beasiswa tersebut yakni Armailita Nur Salsabila asal Kecamatan Long Mesangat yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an, serta Edo Denis asal Kecamatan Muara Ancalong dengan bekal hafalan 28 juz Al-Qur’an. Sebelum memperoleh beasiswa, keduanya terlebih dahulu mengikuti proses seleksi di Yayasan Ibnu Katsir Jember. Setelah dinyatakan lolos, seleksi kembali dilakukan oleh BAZNAS Kutai Timur hingga akhirnya resmi ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Prosesi pemberangkatan kedua santri tersebut didampingi oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kutai Timur Bidang Keuangan dan Pelaporan, Imam Wahyudi, S.Si, yang turut memberikan motivasi agar keduanya menjaga semangat belajar dan terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan. Ketua BAZNAS Kutai Timur, Drs. KH. Masnip Sofwan, mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memiliki kualitas pendidikan yang baik. “Kami berharap kedua penerima beasiswa ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, menjaga amanah yang telah diberikan, serta kelak kembali ke Kutai Timur untuk mengabdikan ilmu dan hafalan Al-Qur’annya kepada masyarakat. Semoga program ini terus melahirkan generasi Qurani yang membanggakan daerah,” ujar Drs. KH. Masnip Sofwan. Ia menambahkan, BAZNAS Kutai Timur akan terus berupaya menghadirkan program-program pendidikan yang bermanfaat sebagai bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah, sehingga semakin banyak anak-anak berprestasi yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas. (dy)
BERITA01/08/2026 | Humas Viral Kaltim
Laporan Keuangan BAZNAS Kutai Timur Semester I Tahun 2026
Laporan Keuangan BAZNAS Kutai Timur Semester I Tahun 2026
Alhamdulillah, berkat kedermawanan dan kepercayaan dari Bapak/Ibu para Muzakki, nilai pengumpulan BAZNAS Kutai Timur mengalami pertumbuhan positif dibanding sebelumnya di semester 1 tahun 2025 yaitu naik 30.21% dan disalurkan lebih besar pula dari sebelumnya yakni meningkat sebesar 3.22%.Total 13.924 penerima manfaat dari seluruh kecamatan yang ada di Kutai Timur telah merasakan dampak langsung dari bantuan yang diberikan. Bukti nyata gerak cepat BAZNAS Kutai Timur dalam menyalurkan amanah Muzakki secara tepat sasaran tidak luput berkat kolaborasi dengan Pemkab Kutim, Dinas-dinas terkait, pihak kecamatan, desa, bahkan RT setempat.Kami juga berkolaborasi dengan PT.KPC untuk Paket Ramadhan Bahagia dan PMI Kutai Timur untuk penyaluran Al-qur'an di Aceh Sumatera.Yuk, jangan kasih kendor! Jaga momentum kebaikan ini dan pastikan zakat serta infak terbaikmu terus mengalir ke seluruh Kutai Timur~Terima kasih seluruh Muzakki, semoga memberikan ketentraman dan keberkahan untukmu sekeluargaTerima kasih seluruh Mustahik, semoga bantuan kami memberikan kebahagiaan untukmu sekeluargaAamiin ya Rabbal 'Alamin
BERITA17/07/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Laporan Penyaluran Bulan Juni 2026
Laporan Penyaluran Bulan Juni 2026
Laporan Pendistribusian dan Pendayagunaan Bulan Juni 2026?Kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak/Ibu Muzakki. Alhamdulillah zakat infak sedekah telah kami salurkan kepada 1.938 Mustahik (penerima manfaat) sebesar Rp1.523.041.333,- berdasarkan 5 program (Kutim Sehat, Kutim Cerdas, Kutim Peduli, Kutim Sejatera, Kutim Taqwa) ????????Semoga rutinitas baik kita membawa keberkahan bagi para Muzakki dan kebahagiaan untuk para Mustahik. Aamiin????
BERITA15/07/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Laporan Penyaluran Triwulan II Tahun 2026
Laporan Penyaluran Triwulan II Tahun 2026
Laporan Pendistribusian dan Pendayagunaan Triwulan II Tahun 2026?Kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak/Ibu Muzakki. Alhamdulillah zakat infak sedekah telah kami salurkan periode April-Juni 2026 kepada 4.908 Mustahik (penerima manfaat) sebesar Rp3.707.041.333,- berdasarkan 5 program (Kutim Sehat, Kutim Cerdas, Kutim Peduli, Kutim Sejatera, Kutim Taqwa) ????????Semoga rutinitas baik kita membawa keberkahan bagi para Muzakki dan kebahagiaan untuk para Mustahik. Aamiin????
BERITA15/07/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel
Bupati Ardiansyah Tegaskan Pengelolaan Dana Zakat BAZNAS Kutim Transparan dan Akuntabel
Pada peringatan Idul Yatama, 30 Juni 2026 Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur dilakukan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, masyarakat maupun para muzakki dapat mengakses laporan penghimpunan dan penyaluran zakat sebagai bentuk keterbukaan dalam pengelolaan dana umat. “Laporan BAZNAS terbuka untuk masyarakat. Silakan melihat laporan penghimpunan dan penyaluran setiap tahunnya sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” tegas Ardiansyah. Selain menekankan transparansi, Bupati juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) yang telah memenuhi ketentuan nisab untuk menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS. Ia menilai zakat profesi memiliki peran besar dalam memperluas manfaat sosial serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kutai Timur. Menurutnya, semakin besar dana zakat yang berhasil dihimpun, maka semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, mulai dari bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penanganan kemiskinan ekstrem, hingga program sosial lainnya. Di akhir sambutannya, Ardiansyah memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kutai Timur yang terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Ia juga mendorong BAZNAS memperluas sinergi dengan perusahaan-perusahaan di Kutai Timur agar potensi zakat daerah dapat digali secara optimal dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kutai Timur menyalurkan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 173 mustahik senilai Rp835.440.098, santunan bagi 842 anak yatim sebesar Rp842 juta, serta bantuan rumah layak huni kepada dua penerima manfaat dengan total Rp80 juta sebagai wujud nyata pemanfaatan dana zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA12/07/2026 | Humas Viral Kaltim
Terus Memberikan Kebahagiaan kepada Warga Fakir Kabupaten Kutai Timur
Terus Memberikan Kebahagiaan kepada Warga Fakir Kabupaten Kutai Timur
Alhamdulillah pekan lalu BAZNAS Kutai Timur telah menyalurkan kembali bantuan rutin kepada 129 fakir yang terdata baik melalui pihak RT, Desa, Camat maupun rekomendasi Muzakki (penyetor zakat).Bantuan ini sebagian besar berupa dana dalam bentuk transfer, namun jika terkendala fisik maupun wilayah tempat tinggal warga yang bersangkutan, maka diberikan bantuan berupa sembako. Semoga melalui bantuan ini tetangga sekitar kita tidak ada lagi yang menangis kelaparan.Terima kasih seluruh Muzakki berkatmu semakin banyak orang yang dapat terbantukan dan berkat bantuan ini telah menjadi kebahagiaan bagi para Mustahik.
BERITA10/07/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Bupati Ardiansyah Minta OPD dan Sekolah Perkuat Pendataan Penerima Manfaat Zakat
Bupati Ardiansyah Minta OPD dan Sekolah Perkuat Pendataan Penerima Manfaat Zakat
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga satuan pendidikan untuk lebih aktif melakukan pendataan masyarakat yang berhak menerima manfaat program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar berbagai program zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Ardiansyah menjelaskan, masih terdapat sejumlah program BAZNAS yang belum dimanfaatkan secara maksimal karena minimnya usulan penerima manfaat, seperti bantuan bagi lanjut usia dan beasiswa pendidikan. Padahal, kuota bantuan yang telah disiapkan masih cukup besar untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. “Persoalan yang kita hadapi bukan pada programnya, melainkan data penerima manfaat yang belum maksimal. Karena itu, seluruh OPD, kecamatan, dan sekolah harus berkolaborasi dengan BAZNAS agar masyarakat yang berhak tidak terlewat,” ujarnya. Ia menambahkan, selama ini BAZNAS Kutai Timur telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penanganan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan usaha produktif. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ardiansyah berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pendataan penerima manfaat dapat meningkatkan efektivitas penyaluran zakat sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.(mel)
BERITA10/07/2026 | Humas Viral Kaltim
Salurkan Lebih dari 1 Miliar pada Peringatan Idul Yatama 1448 H
Salurkan Lebih dari 1 Miliar pada Peringatan Idul Yatama 1448 H
30 Juni 2026 BAZNAS Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan agenda Lebaran Yatim dan Pendayagunaan BAZNAS Kutai Timur di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur yang dihadiri oleh Bupati, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Sangatta Utara dan Selatan, dan ratusan penerima bantuan. Terima kasih banyak kepada seluruh Muzakki yang menyetorkan zakatnya melalui BAZNAS Kutai Timur. Alhamdulillah kita bersama dapat menyalurkan bantuan untuk 842 anak yatim/piatu fakir/miskin yang didata oleh guru agama islam SD-SMP se-kutai timur. Bantuan disalurkan melalui transfer secara bertahap per kecamatan.Selain itu, telah disalurkan pula bantuan untuk pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kepada 173 mustahik yang bekerjasama pendataannya dengan Dinas Sosial Kutim.Terakhir, 2 bantuan rehab rumah untuk Pak Arifin Kecamatan Bengalon dan Ibu Ulniyah Kecamatan Sangatta Utara.Semoga beragam bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk para penerima dan menjadi keberkahan untuk seluruh Muzakki. Aamiin
BERITA02/07/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Rehab Rumah Kolaborasi dengan Polres Kutim
Rehab Rumah Kolaborasi dengan Polres Kutim
Pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 Pukul 15.00 Wita bertempat di Jalan Hj. Masdar Rt. 64 Kec. Sangatta Utara telah dilaksanakan kegiatan Peresmian Bedah Rumah Polres Kutai Timur Sebanyak 8 (Delapan) Unit Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke - 80 Tahun 2026, 2 diantaranya berkat dukungan bantuan BAZNAS Kutai Timur. Mustahik penerima bantuan telah diasessment oleh Tim Polres Kutai Timur. Semoga bantuan rehabilitasi rumah ini menjadi awal dari kehidupan yang lebih nyaman, aman, dan penuh keberkahan.Terima kasih seluruh Muzakki, semoga bantuan yang diberikan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda dan menjadi amal jariyah. Aamiin.
BERITA30/06/2026 | Humas BAZNAS Kutim
Lagi, Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Menyabet Penghargaan Nasional
Lagi, Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Menyabet Penghargaan Nasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penerima Beasiswa BAZNAS Kabupaten Kutai Timur. Zhava Aulia Meicayanti, mahasiswi Program Studi Manajemen Bisnis Syariah di IAI SEBI angkatan 2025 asal Kecamatan Sangatta Utara, berhasil meraih peringkat 8 nasional pada ajang Indonesia Science Competition Expo cabang Bahasa Indonesia tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa dukungan beasiswa mampu mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kutai Timur di tingkat nasional. Ketua BAZNAS Kutai Timur, Drs. K.H. Masnip Sofwan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Zhava yang dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa penerima Beasiswa BAZNAS tidak hanya terbantu dalam pendidikan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di berbagai kompetisi. “Terus meningkatkan kemampuan akademik dan menjadi teladan bagi mahasiswa lain, serta semakin banyak penerima Beasiswa BAZNAS Kutai Timur yang mengukir prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” harapnya. Penulis Tim Viral Kaltim
BERITA30/06/2026 | Media Viral Kaltim
Selamat, Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Bersaing di Kancah Nasional
Selamat, Penerima Beasiswa BAZNAS Kutim Bersaing di Kancah Nasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penerima Beasiswa BAZNAS Kabupaten Kutai Timur. Anugrah Cahaya Pertiwi, mahasiswa Institut Agama Islam SEBI (IAI SEBI) angkatan 2024 asal Kecamatan Rantau Pulung, berhasil meraih medali emas tingkat nasional dengan peringkat A+ pada Olimpiade Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri daerah Kutai Timur mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional melalui kerja keras, disiplin, serta dukungan pendidikan yang memadai. Ketua BAZNAS Kutai Timur, Drs. K.H. Masnip Sofwan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Anugrah. “Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui program beasiswa,” kata Masnip. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa lainnya di Kutai Timur untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. BAZNAS Kutai Timur juga menegaskan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan berkelanjutan, sehingga semakin banyak generasi daerah yang mampu meraih prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan daerah.(dy)Penulis Tim Viral Kaltim
BERITA26/06/2026 | Media Viral Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kutai Timur.

Lihat Daftar Rekening →