Setelah dibantu BAZNAS, Zmart di Jateng Merai Omset 17 Juta Perbulan
06/10/2025 | Penulis: Humas Baznas RI
#CintaZakatMenyejahterakanUmmat #BerkahBerzakat
Program Zmart yang digulirkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan dampak nyata bagi pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Salah satunya dialami Faizatun Nasiroh, pedagang kelontong asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang kini berhasil meraih omzet sekitar Rp17 juta hingga Rp21 juta per bulan setelah mendapatkan pendampingan dari program tersebut.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa Zmart merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam memberdayakan mustahik melalui penguatan usaha ritel mikro.
“Program Zmart ini kami rancang untuk membantu para mustahik yang memiliki usaha kecil, terutama warung kelontong, agar lebih berkembang dan berdaya saing. Bantuan tidak hanya berupa modal usaha, tapi juga branding, pendampingan, hingga manajemen usaha yang lebih baik,” ujar Saidah di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Saidah menegaskan, keberhasilan Faizatun menjadi bukti nyata zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga mustahik. Semakin banyak mustahik yang terbantu, semakin besar pula kontribusi zakat dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
“Ketika mustahik bertransformasi menjadi muzaki, di situlah tujuan utama zakat tercapai. Hal ini yang terus BAZNAS dorong melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk Zmart,” ucap Saidah.
Sementara itu, Faizatun mengaku bersyukur atas dukungan BAZNAS yang membuat usahanya semakin berkembang. Ia mengaku sempat bingung mengatur modal dan stok barang, tapi setelah ada pendampingan Zmart, usahanya lebih tertata dan omzet pun stabil.
“Alhamdulillah, setelah dibantu program Zmart BAZNAS, warung saya jadi lebih tertata dan barang dagangan juga lebih lengkap. Pendapatan harian jadi lebih pasti, di kisaran tujuh ratus ribu rupiah,” tutur Faizatun dengan penuh syukur.
Ia menambahkan, bantuan dari BAZNAS tidak hanya memberikan modal, namun juga menghadirkan pengetahuan baru dalam mengelola warung secara lebih profesional. Hal itu membuat dirinya semakin percaya diri dalam menjalankan usaha yang kini mampu menopang kebutuhan keluarga.
“Harapannya, warung ini bisa terus maju dan besar. Saya berterima kasih kepada BAZNAS dan semua yang telah berzakat, karena zakat mereka telah membuka jalan rezeki dan harapan baru bagi saya dan keluarga,” ungkapnya.
Berita Lainnya
500 Juta Zakat dan Donasi Warga Kutai Timur disalurkan ke BAZNAS Kutim untuk Bencana Sumatera
Serah Terima SK Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kutim
Sosialisasi ZIS kepada Kepala Dinas Hingga Camat
BAZNAS Kutai Timur Raih Penghargaan dari BKKBN Kaltim Dalam Program Cegah Stunting
Bantuan Korban Kebakaran Kecamatan Muara Bengkal
Kolaborasi Sosialisasi Bersama BPBD Kutim
Hadiri Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kutai Timur
Salurkan Al-Quran Ke Kecamatan Kombeng, Wahau, Hingga Sumatera
BAZNAS Kutim Berikan Harapan Hidup Melalui Bantuan Kesehatan
Pembekalan Kepada Calon Mustahik
Mahasiswa STAIS Menjadikan BAZNAS Kutim Bahan Penelitian
BAZNAS Kutim Salurkan 200 Paket Bantuan Banjir Kecamatan Batu Ampar
BAZNAS Kutim Membantu 67 Anak Khitan Massal di Teluk Pandan
BAZNAS Kutim Salurkan 600 Paket Banjir Kecamatan Muara Wahau
Sosialisasi ZIS dan Program BAZNAS Kutim ke Dinas/Instansi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kutai Timur.
Lihat Daftar Rekening →