WhatsApp Icon
Memberangkatkan 6 Mahasiswi ke IIQ Jakarta Melalui Beasiswa BAZNAS Kutim

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Sebanyak enam putri asal Kutai Timur diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Pelepasan sekaligus pengantaran enam calon mahasiswi tersebut dilaksanakan pada 24 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Baznas Kutim dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada generasi muda daerah, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an.

Enam putri Kutai Timur yang mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah di IIQ Jakarta yakni Rismayanti Indah asal Kecamatan Telen, Nur Husna dari Sangatta Utara, Sefiana dari Kombeng, Saripah Isbi Elpina dari Sangatta Utara, Selvia Erina dari Sangatta Selatan, serta Putri Ayunanda dari Busang.

Narasumber Drs. K.H. Masnip Sofwan selaku Ketua BAZNAS Kutai Timur menyampaikan bahwa keberangkatan keenam mahasiswi tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas Kutim dalam mendorong generasi muda agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperdalam ilmu Al-Qur’an.

Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di IIQ Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi para mahasiswi dalam meraih cita-cita, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami berharap anak-anak kita dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Kutai Timur, serta nantinya kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Masnip Sofwan.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan salah satu investasi penting untuk membangun masa depan daerah. Karena itu, dukungan terhadap putra-putri daerah yang memiliki semangat belajar perlu terus diperkuat.

Keenam mahasiswi tersebut kini membawa harapan besar keluarga dan masyarakat Kutai Timur untuk menuntut ilmu di Jakarta. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menjadi generasi yang memiliki kompetensi sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat.

Program pemberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola Baznas dapat disalurkan dalam bentuk program pendidikan yang memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.

 

Baznas Kutai Timur berharap para penerima program dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

31/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
Rakoorda BAZNAS se-Kaltim Dirangkai BAZNAS Strategic Development, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik

Rapat Koordinasi Daerah (Rakoorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur (Kaltim) dirangkaikan dengan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, tata kelola, serta kapasitas pimpinan dan pengelola BAZNAS di tingkat daerah.

Pembukaan Rakoorda dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta jajaran pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Setelah agenda pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan BAZNAS Strategic Development yang berlangsung hingga hari terakhir. BSD diisi dengan berbagai materi strategis, diskusi, serta evaluasi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah.

Sejumlah materi penting diberikan oleh para narasumber dari BAZNAS RI, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, maupun lembaga terkait.

Materi pertama membahas peran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama dalam tata kelola zakat di daerah, yang disampaikan Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., selaku Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, serta Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, selaku Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi manajemen konflik dan problem solving yang disampaikan Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., selaku Wakil Ketua BAZNAS RI.

Penguatan kelembagaan juga menjadi perhatian melalui materi BAZNAS sebagai LPNS yang kolektif dan berkorporasi yang disampaikan Hj. Saidah Sakwan, M.A., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah.

Sementara itu, materi mengenai profil amil disampaikan Sarniti selaku Direktur LSP Pusdiklat BAZNAS RI. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS daerah yang disampaikan Khuzaifah Hanum.

Dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat, BSD juga membahas strategi membangun kepercayaan publik melalui regulasi dan etika pengelolaan zakat yang disampaikan Mulya Dwi Harto.

Tak hanya itu, aspek komunikasi dan reputasi lembaga turut menjadi perhatian. Materi strategi mengelola reputasi lembaga dan manajemen komunikasi publik BAZNAS disampaikan Ndari Rumi Widyawati.

Dari sisi program, peserta mendapatkan materi program pendistribusian dan pendayagunaan ZIZ yang berdampak dan fundraise-able yang disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan.

Penguatan penghimpunan zakat di daerah juga dibahas melalui materi optimalisasi fundraising BAZNAS daerah yang disampaikan Fitriansyah Agus Setiawan.

Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan BSD ditutup dengan materi evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2025 serta semester I tahun 2026, yang kembali disampaikan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si.

Melalui rangkaian Rakoorda dan BAZNAS Strategic Development ini, BAZNAS se-Kaltim diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Tidak hanya dari sisi penghimpunan, tetapi juga dalam pendistribusian, pendayagunaan, pelayanan kepada mustahik, serta membangun kepercayaan publik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan strategi antara BAZNAS daerah dengan pemerintah serta BAZNAS RI, sehingga pengelolaan zakat di Kalimantan Timur dapat semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim Salurkan Bantuan Rehab 4 Rumah Senilai Rp200 Juta, Gandeng Brigif 32 Mangkalihat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Bengalon. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp200 juta, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif 32 Mangkalihat serta Kecamatan Bengalon. Sebelum bantuan diberikan, pihak Brigif bersama pemerintah kecamatan terlebih dahulu melakukan survei dan peninjauan terhadap kondisi rumah serta calon penerima bantuan.

Hasil survei tersebut kemudian diajukan kepada BAZNAS Kutim untuk dilakukan proses verifikasi dan persetujuan. Setelah dinyatakan memenuhi kriteria, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada masing-masing penerima.

“Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memperbaiki kondisi rumah agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Drs. K.H. Masnip Sofwan.

Dalam pelaksanaannya, bantuan tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Proses rehabilitasi rumah hingga selesai nantinya akan mendapat pendampingan dari pihak Brigif 32 Mangkalihat bersama Kecamatan Bengalon.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai peruntukan bantuan dan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi penerima.

Kolaborasi antara BAZNAS Kutim, Brigif 32 Mangkalihat dan Kecamatan Bengalon ini menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS Kutim dan Brigif TP 32/Mangkalihat Gelar Khitan Massal, 52 Anak Fakir Miskin Terbantu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan khitan massal bagi anak-anak dari keluarga fakir dan miskin.

Kegiatan tersebut digelar melalui kerja sama BAZNAS Kutim dengan Brigif TP 32/Mangkalihat dan diikuti sebanyak 52 anak, dengan total bantuan senilai Rp52 juta. Kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026).

Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan, mengatakan kegiatan khitan massal tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, khitan massal tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua, khususnya keluarga kurang mampu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada anak-anak dari keluarga fakir dan miskin. Kita berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Masnip Sofwan.

Di tengah kegembiraan anak-anak dan haru para orang tua, kehadiran Danbrigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., turut melengkapi suasana kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.

“Melihat senyum di wajah anak-anak hari ini adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menjaga senyum anak-anak, menjaga masa depan mereka, dan memastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang dan keamanan,” ujar Agussalim.

Ia menegaskan, keberadaan Brigif TP 32/Mangkalihat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga bagaimana prajurit dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sekali Melangkah, Pantang Menyerah! Sekali kami berjanji melindungi dan menyayangi rakyat, maka kami tak akan pernah berhenti,” tegasnya.

Kegiatan khitan massal tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara BAZNAS dan TNI dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kutim berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat yang dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran.

13/08/2026 | Kontributor: Humas Viral Kaltim
BAZNAS RI dan LPAI Bangun Kolaborasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Keluarga Rentan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan program Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Keluarga Rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Adapun penerima manfaat program ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, hingga anak dalam situasi khusus, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. 

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan LPAI yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang berfokus pada kesejahteraan anak dan penguatan keluarga rentan melalui potensi pengelolaan ZIS.

"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar anak, Rizaludin menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. 

"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Rizaludin menjelaskan, BAZNAS memiliki sumber dana yang dihimpun dari berbagai instrumen. Selain dana zakat yang peruntukannya khusus bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.

"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.

Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai isu perlindungan anak dan kesehatan menjadi perhatian penting.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) LPAI  Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam membersamai LPAI memperkuat perlindungan anak Indonesia.

"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.

12/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas RI

Berita Terbaru

Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi peran BAZNAS RI yang selama ini telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan mereka yang membutuhkan kehadiran negara. Hal tersebut disampaikan Muzani saat memberikan sambutan pada acara rapat kerja nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). “Siapa yang bertanggung jawab mengurus fakir, miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, usaha ekonomi kecil? menurut UUD yang bertanggung jawab untuk mengurus mereka adalah negara,” kata Muzani. Muzani menjelaskan, bentuk negara dalam menjalankan tanggungjawabnya melindungi dan memelihara fakir miskin adalah dengan dua cara. Pertama, melalui dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan program-program pemerintah. Kedua, negara membentuk lembaga-lembaga dan memberi mandat untuk membantu fakir miskin, termasuk salah staunya adalah BAZNAS melalui kewenangannya mengelola dana zakat. “BAZNAS adalah lembaga yang diberi mandat oleh negara untuk mengurus mereka. Apa yang dilakukan BAZNAS adalah untuk membantu negara dalam upaya mempercepat pencapaian-pencapaian tujuan bernegara,” terangnya. Muzani menambahkan, tujuan bernegara bukan hanya menjadikan negara kuat dengan memiliki pasukan tentara dan polisi yang kuat, melainkan memiliki rakyat yang merdeka dan terbebas dari kemiskinan. “Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi selain polisi yang kuat tentara yang kuat juga diperlukan adalah rakyat yang tanpa hutang, rakyat yang sehat, rakyat yang kenyang, rakyat yang punya pekerjaan dan rakyat yang dompetnya tebal,” tegas dia. “BAZNAS bagian dari itu tunggung jawabanya, karena itu Rapat Kerja Nasional pada hari ini adalah upaya bagaimana menguatkan BAZNAS dalam program Astacita menuju Indonesia merdeka,” tambahnya. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., CIFP., serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
BERITA26/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Salurkan Bantuan Program ZChicken untuk Mustahik di Tangerang
BAZNAS Salurkan Bantuan Program ZChicken untuk Mustahik di Tangerang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program pemberdayaan ekonomi ZChicken di Kabupaten Tangerang. Sebanyak 55 mustahik menerima bantuan berupa gerobak, peralatan, modal usaha, serta pelatihan dan pendampingan agar mampu mengembangkan usaha kuliner fried chicken. Program ZChicken di Kabupaten Tangerang merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Tangerang, dan UPZ Bank BTN. Total dana yang disalurkan mencapai Rp522,5 juta, tersebar di 16 kecamatan. Peluncuran yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tangerang, Sabtu (23/8/2025), dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. “Semoga para penerima manfaat bisa menjalankan usaha dengan baik, mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, serta senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah pengembangan usaha yang dijalani,” ujar Zainulbahar. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya amanah sebagai modal utama dalam menjalankan usaha. Kejujuran dan disiplin disebut sebagai kunci keberhasilan mustahik agar usaha ZChicken dapat terus berkembang. “Kalau para penerima bisa menjaga amanah ini, insya Allah usaha yang dirintis akan tumbuh dan memberi manfaat luas,” ucap Zainulbahar. Zainulbahar juga mengungkapkan sejumlah keberhasilan program ZChicken di berbagai daerah. Ia menyebutkan bahwa banyak mustahik telah menunjukkan peningkatan omzet hingga belasan juta rupiah per bulan. “Di Jakarta, Surabaya, hingga Gowa, ada mustahik yang mampu meraih omzet belasan juta per bulan. Ini bukti nyata bahwa zakat bisa mendorong transformasi ekonomi masyarakat,” tutur Zainulbahar. Zainulbahar berharap hal serupa dapat terjadi di Tangerang. Menurutnya, tujuan besar program ZChicken adalah mengantarkan para mustahik agar bisa naik kelas, dari penerima zakat menjadi pemberi zakat. “Kita ingin para mustahik di sini bukan hanya sekadar bertahan hidup, tapi juga bisa berkembang, bahkan suatu saat menjadi muzaki. Itulah cita-cita besar program ini,” ungkapnya.
BERITA25/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
BAZNAS Perluas Dakwah Inklusif Lewat Pengajaran Al-Quran Isyarat di SLB
BAZNAS Perluas Dakwah Inklusif Lewat Pengajaran Al-Quran Isyarat di SLB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan Program Training of Trainers (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2024 di SLBN 4 Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 52 murid tuna rungu dari tingkat SD hingga SMA, dengan pendampingan langsung oleh Ust. Achmad Mubarok, S.Pd.I., alumni Program ToT BAZNAS di Yayasan Pesantren Bina Cendekia, Jakarta. Turut hadir Wakil Kepala Sekolah SLBN 4, Nur Asiah, S.Pd., serta perwakilan Divisi Dakwah Pendidikan BAZNAS RI. Pengimbasan ini menjadi langkah nyata BAZNAS dalam memperluas jangkauan dakwah inklusif, agar pembelajaran Al-Qur’an dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas rungu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. menyatakan, pengembangan program ini didorong oleh kepedulian terhadap akses pembelajaran agama yang adil dan menyeluruh bagi semua kalangan. “Kami ingin memastikan hak untuk belajar Al-Qur’an tidak berhenti di batas kemampuan fisik. Melalui program ini, BAZNAS mendorong lahirnya ruang-ruang pembelajaran yang ramah bagi difabel, agar mereka pun bisa tumbuh sebagai generasi Qur’ani,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/8/2025). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, terdapat lebih dari 22 juta penyandang disabilitas di Indonesia, dan sekitar 1,8 juta di antaranya adalah penyandang tuna rungu. Angka ini menjadi pengingat bahwa kebutuhan akan pendidikan Islam yang inklusif sangat mendesak. Mengutip sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari), Saidah menyampaikan, inisiatif ini adalah bagian dari semangat BAZNAS dalam memperluas syiar dakwah yang menyentuh semua kalangan, tanpa terkecuali. Saidah memaparkan, sejak digulirkan pada tahun 2024, Program ToT Pengajar Al-Qur’an Isyarat telah menjangkau 34 titik di 28 provinsi, dengan total peserta mencapai 1.036 orang. “Para peserta terdiri dari guru SLB, komunitas difabel, serta guru agama yang memiliki kepedulian terhadap penyebaran ilmu Al-Qur’an di kalangan difabel,” jelasnya. “Kami berharap, program ini tidak hanya berhenti di ruang kelas. Tapi menjadi gerakan dakwah yang menumbuhkan kepedulian dan kesetaraan dalam pendidikan Islam,” tambah Saidah. BAZNAS RI akan terus mendorong pelibatan masyarakat dalam mendukung dakwah inklusif melalui zakat, infak, dan sedekah. Program ini menjadi salah satu wujud dari peran zakat dalam membangun peradaban yang adil, terbuka, dan penuh kasih sayang.
BERITA23/08/2025 | Humas Baznas RI
Bantuan Kursi Roda Kecamatan Kaliorang
Bantuan Kursi Roda Kecamatan Kaliorang
UPTD Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kutai Timur menginfokan kepada BAZNAS Kutai Timur bahwa membutuhkan kursi roda untuk warga asal kecamatan Kaliorang. Kemudian Bapak H. Moh. Abdullah, S.Pd.I., M.Pd. selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dan Bapak Abdul Aziz, SKM. selaku staf bidang II menyerahkan langsung kursi roda kepada Tim UPTD DP3A. Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut agar kita dapat memperluas lebih banyak masyarakat yang terbantu
BERITA22/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Distribusikan 4.600 Porsi Makanan Siap Saji di Gaza
BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Distribusikan 4.600 Porsi Makanan Siap Saji di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tempo Scan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza. Sebanyak 4.600 porsi makanan didistribusikan sebagai bagian dari upaya meringankan penderitaan warga yang terdampak konflik berkepanjangan. Bantuan tersebut didistribusikan di beberapa titik yakni Al-Aqsa Hospital, Insan Camp, dan Al Manasr. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, distribusi bantuan makanan ini merupakan bagian dari solidaritas rakyat Indonesia kepada Palestina. Menurutnya, dukungan masyarakat Indonesia sangat penting untuk menjaga keberlangsungan hidup warga Gaza yang hingga kini masih menghadapi situasi darurat. “Alhamdulillah, dengan kerja sama dan kepedulian dari berbagai pihak termasuk Tempo Scan, kita bisa menyalurkan 4.600 porsi makanan bagi saudara-saudara kita di Gaza. Apa yang kita lakukan ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia tidak pernah meninggalkan Palestina dalam keadaan sulit,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/8/2025). Kiai Noor menegaskan, setiap rupiah yang disalurkan untuk Palestina melalui BAZNAS benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa amanah dari masyarakat Indonesia tersampaikan dengan baik. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS kami kelola secara profesional agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh saudara-saudara kita di Gaza,” jelasnya. Kiai Noor juga menambahkan, pihaknya terus berupaya menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia di tengah sulitnya akses masuk ke Gaza. BAZNAS memegang teguh prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dalam setiap pengelolaan dana umat. “Insya Allah, dukungan dari masyarakat Indonesia akan kita lanjutkan dalam berbagai bentuk program kemanusiaan. Kami berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada rakyat Palestina, dan semoga segera hadir perdamaian yang adil dan bermartabat di tanah Gaza,” ucapnya. Baru-baru ini, BAZNAS juga telah mengirimkan puluhan ribu paket bantuan pangan melalui berbagai jalur, baik darat maupun udara (airdrop). Pengiriman dilakukan bekerja sama dengan mitra lokal dan lembaga kemanusiaan internasional yang memiliki akses langsung ke wilayah Palestina. Proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi keamanan di wilayah tersebut.
BERITA22/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 35.000 Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 35.000 Paket Bantuan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama mitra Mishr Al Kheir Foundation mengirimkan 35.000 paket bantuan pangan yang akan dikirimkan secara bertahap menuju Gaza melalui gerbang Rafah. Pada Rabu (20/8/2025), BAZNAS telah memberangkatkan lima truk pertama yang membawa sebanyak 6.000 paket bantuan sebagai tahap awal pengiriman. Tim delegasi BAZNAS turut melakukan monitoring langsung proses pengiriman di lapangan. Langkah ini dilakukan menyusul mulai terbukanya akses perbatasan Rafah, yang memungkinkan lebih banyak truk bantuan masuk ke wilayah konflik. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, menyatakan, kerja sama dengan Mishr Al Kheir Foundation menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan bisa menjangkau masyarakat yang terdampak konflik. “Alhamdulillah, seluruh bantuan kini telah siap dan akan dikirimkan secara bertahap selama tujuh hari ke depan. Mulai Rabu kemarin, sudah ada 5 truk yang berangkat dengan membawa 6.000 paket bantuan. Ini meruapakan upaya kita bersama untuk terus membantu saudara-saudara di Palestina,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Kairo, Kamis (21/8/2025). Haji Mo menjelaskan, seluruh paket bantuan saat ini telah siap di gudang dan menunggu proses pengiriman. Ia menekankan, proses pengiriman dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang membutuhkan. “Dalam satu minggu ke depan, pengiriman akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi lapangan. Kami berusaha memastikan setiap paket sampai ke tangan warga Gaza yang kini tengah menghadapi krisis pangan akut,” ucap Haji Mo. Lebih lanjut, ia menegaskan, BAZNAS akan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan secara transparan dan profesional. Hal ini dilakukan agar setiap amanah masyarakat benar-benar terkelola dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. “BAZNAS berpegang pada prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dalam setiap penyaluran bantuan. Dengan begitu, umat bisa tenang dan yakin bahwa zakat, infak, serta sedekah yang dititipkan tersalurkan sesuai aturan dan tepat sasaran,” tegas Haji Mo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang terus menyalurkan infaknys melalui BAZNAS. Haji Mo menyebut, dukungan umat menjadi energi utama yang menggerakkan berbagai aksi kemanusiaan di Gaza. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepeduliannya. Inilah bukti bahwa donasi yang dititipkan kepada BAZNAS benar-benar disalurkan, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh saudara kita di Palestina,” katanya.
BERITA22/08/2025 | Humas Baznas RI
Tingkatkan Potensi Zakat, BAZNAS RI Serahkan SK UPZ Kementerian Pekerjaan Umum
Tingkatkan Potensi Zakat, BAZNAS RI Serahkan SK UPZ Kementerian Pekerjaan Umum
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kementerian Pekerjaan Umum sebagai upaya meningkatkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia. Penyerahan SK diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (21/08/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Ketua UPZ BAZNAS Kementerian PUPR Periode 2022–2025, Ir. Miftachul Munir, M.T, serta Ketua UPZ BAZNAS Kementerian Pekerjaan Umum Periode 2025–2030, Ir. Edy Juharsyah, M.Tech, bersama jajaran. Dalam sambutannya, H. Rizaludin menegaskan pentingnya keberadaan UPZ di lingkungan kementerian sebagai garda terdepan dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS. “UPZ BAZNAS Kementerian Pekerjaan Umum diharapkan mampu menjadi motor penggerak zakat di internal kementerian, sekaligus memperkuat program pendayagunaan yang transparan, profesional, dan tepat sasaran, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya. Rizaludin menekankan , zakat merupakan ibadah yang memiliki dimensi ganda. “Zakat itu adalah ibadah harta yang harus disalurkan. Dengan zakat, kita melayani Allah sekaligus melayani manusia. Karena itu zakat menjadi esensi penting dalam ajaran Islam yang tidak bisa dipisahkan dari rukun-rukun lainnya,” jelasnya. Lebih lanjut, H. Rizaludin menggarisbawahi, menunaikan zakat akan membawa keberkahan hidup. “Islam tidak melarang kita untuk kaya, tetapi mengingatkan agar harta itu bermanfaat. Dua setengah persen yang kita keluarkan itulah kunci keberkahan. Sisanya silakan dimanfaatkan untuk kebutuhan, tapi jangan lupakan hak fakir miskin,” tuturnya. Menutup sambutannya, H. Rizaludin menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ. “Kami ingin para muzaki bukan hanya mendapatkan kemudahan layanan zakat, tetapi juga merasakan pengalaman yang baik dan perubahan positif dalam kehidupannya. Zakat ini bukan hanya urusan administrasi, melainkan jalan menuju keberkahan dunia dan akhirat,” ucapnya. Sementara itu, Ketua UPZ BAZNAS Kementerian Pekerjaan Umum Periode 2025–2030, Ir. Edy Juharsyah, M.Tech, menyambut baik penyerahan SK tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada kami, insyaAllah kita ikhtiar bersama untuk kemaslahatan umat.” Dengan penyerahan SK ini, diharapkan UPZ BAZNAS Kementerian Pekerjaan Umum dapat semakin memperkuat sinergi pengelolaan zakat secara amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai syariah, sehingga mampu mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui program-program unggulan BAZNAS.
BERITA22/08/2025 | Humas Baznas RI
Momentum HUT ke-80 RI, PNM Salurkan Bantuan Ambulans melalui BAZNAS RI
Momentum HUT ke-80 RI, PNM Salurkan Bantuan Ambulans melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran Dana Kebajikan berupa enam unit mobil ambulans senilai Rp2.270.670 dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Enam mobil ambulans tersebut akan disalurkan ke sejumlah wilayah, yakni Aceh, Serang, Mataram, Garut, Banyuwangi, dan Makassar. Penyerahan dilakukan di Jakarta, Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si., Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Komisaris Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Dradjad Hari Wibowo serta jajaran pejabat lainnya. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PNM yang dinilai konsisten menyalurkan dana kebajikannya melalui BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar kesehatan. “Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima bantuan enam unit ambulans dari PNM untuk membantu masyarakat. Ini bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali PNM menyalurkan zakat dan DSKL melalui BAZNAS RI,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, penyaluran kali ini terasa istimewa karena dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia. “Penyerahan ini punya makna tersendiri karena dilakukan bersamaan dengan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Artinya, insya Allah bersama PNM kita akan terus bersemangat membantu negeri ini, mendukung Program Astacita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat,” ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap sinergi antara kedua lembaga dapat terus berkembang. “Harapannya tentu saja PNM akan terus maju dan menjadi yang terbesar dalam pembiayaan, sementara BAZNAS dapat terus bekerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat mustahik,” ucapnya. Sementara itu, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ini merupakan bagian dari reaktualisasi. Semakin banyak ZIS dan DSKL yang disalurkan, insyaallah berkahnya semakin besar,” kata Arief. Menurut Arief, kontribusi sosial PNM bersama BAZNAS bukan hal baru bagi PNM. “Sejak awal, PNM melalui Baitul Mal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk BAZNAS, telah aktif menyalurkan dana sosial keagamaan. Kami memandang kemitraan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan ambulans,” ujarnya. Ia menegaskan, penyerahan bantuan ini menjadi bukti komitmen PNM tidak hanya dalam pemberdayaan usaha mikro melalui pembiayaan, tetapi juga dalam mendukung sektor kesehatan. “Kami percaya layanan kesehatan adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ucapnya. Turut hadir, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Argo Sayoto, Komisaris PT PNM Nurhaida, Direktur Operasional PT PNM Sunar Basuki, Direktur Bisnis PT PNM Kindaris, Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT PNM Yusron Avivi, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT PNM Sahat Pangabahan Pangaribuan, Direktur Human Capital dan Kepatuhan PT PNM Henry Yunus Kamang Pangemanan, para EVP Executive President PT PNM, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto serta Tim Dana Kebajikan Fevin Andryanto.
BERITA22/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Perkuat Tata Kelola Zakat Lewat Kepemimpinan Adaptif
BAZNAS RI Perkuat Tata Kelola Zakat Lewat Kepemimpinan Adaptif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan perlunya penerapan kepemimpinan yang adaptif untuk memperkuat tata kelola zakat sekaligus menjawab tantangan pengelolaan zakat di era modern. Hal ini penting guna merespons dinamika sosial dan ekonomi masyarakat yang terus berubah. Hal tersebut mengemuka dalam forum Management Upgrade dengan tema "Penerapan Gaya Kepemimpinan" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Kamis (21/8/2025). Hadir sebagai narasumber Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., serta diikuti oleh para amil dari berbagai divisi dan jenjang jabatan. Dalam paparannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyampaikan, terdapat enam model kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam lembaga filantropi, seperti BAZNAS. “Dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS membutuhkan pemimpin yang bisa menyesuaikan diri dengan situasi. Enam model kepemimpinan ini memiliki keunggulan masing-masing, dan bila diterapkan dengan tepat, akan memperkuat peran BAZNAS sebagai penggerak kebangkitan ekonomi umat,” ujar Nadratuzzaman. Nadratuzzaman menjelaskan, model pertama adalah kepemimpinan transformasional. Pendekatan ini mendorong inovasi, termasuk dalam digitalisasi zakat, sekaligus meningkatkan motivasi kerja para amil. "Kedua, model kepemimpinan delegatif. Pendekatan ini lebih tepat dalam konteks lembaga filantropi seperti BAZNAS, karena setiap orang diberi ruang bekerja sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Tapi, kalau terlalu delegatif juga ada bahayanya, jadi harus tetap ada keseimbangan,” jelasnya. Selanjutnya, Nadratuzzaman menjelaskan, model ketiga adalah kepemimpinan transaksional. Model ini menekankan pada penghargaan dan sanksi sesuai kinerja. “Transaksional penting untuk memastikan target penghimpunan dan penyaluran zakat tercapai,” kata dia. "Kemudian, ada kepemimpinan demokratis. Model ini membuka ruang diskusi dan kolaborasi, terutama saat merumuskan kebijakan strategis bersama para pemangku kepentingan," ucap Nadratuzzaman. Lebih lanjut, Nadratuzzaman menuturkan, kepemimpinan otokratis juga memiliki peran penting. Model ini dibutuhkan dalam kondisi darurat, seperti ketika menyalurkan bantuan bencana yang membutuhkan keputusan cepat dan tegas. "Dan terakhir ada kepemimpinan karismatik. Model ini mengandalkan integritas dan keteladanan pemimpin untuk membangun kepercayaan publik," jelas Nadratuzzaman. Menurut Nadratuzzaman, setiap model kepemimpinan memiliki waktu dan konteks penerapannya sesuai dengan situasi yang dihadapi. “Kadang kita perlu inspiratif, kadang tegas, kadang juga memberi ruang partisipasi. Keseimbangan inilah yang membuat BAZNAS mampu menjalankan mandat negara dan menjaga amanah umat,” ujarnya. Ia juga menekankan, hal yang paling penting dalam kepemimpinan adalah komunikasi. Seorang pemimpin, kata dia, harus bisa meyakinkan dua pihak sekaligus, yakni tim internal di bawahnya serta pihak luar yang menjadi mitra atau pemangku kepentingan. Dengan penerapan kepemimpinan yang tepat, lanjutnya, BAZNAS dapat memperkuat kinerja dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. Karena itu, kombinasi model kepemimpinan menjadi kebutuhan strategis di lingkungan BAZNAS. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada pemberdayaan mustahik dan pengentasan kemiskinan.
BERITA21/08/2025 | Humas Baznas RI
Bantuan Anak Terlantar Kecamatan Bengalon
Bantuan Anak Terlantar Kecamatan Bengalon
BAZNAS Kabupaten Kutai Timur menerima informasi dari Dinas Sosial Kutim ada 4 anak terlantar yang masih sekolah namun kedua orangtuanya telah meninggal. setelah disurvei lebih jauh oleh tim kecamatan Bengalon dan Dinas Sosial, BAZNAS Kabupaten Kutai Timur menyalurkan bantuan dana untuk anak-anak tersebut yang diwakili oleh Ibu Hadijah Staf Kecamatan Bengalon dan Tim Dinas Sosial Kutim, selanjutnya pemerintah kecamatan Bengalon menginfokan ke anak yang bersangkutan. Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan bagi para Muzakki dapat semakin diberikan keberkahan rezeki. aamiin
BERITA21/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
Bantuan Sakit TBC Kecamatan Long Mesangat
Bantuan Sakit TBC Kecamatan Long Mesangat
Alhamdulillah BAZNAS Kabupaten Kutai Timur telah menyalurkan bantuna kepada Bapak Rospandi asal Kecamatan Long Mesangat sedang mengidap penyakit TBC dan di rawat di puskesmas terdekat. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Muzakki yang menyetorkan zakat, infak, sedekahnya melalui kami. Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan beban Mustahik dan menjadi keberkahan bagi Muzakki. aamiin
BERITA20/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
Bantuan Pengembangan UMKM Asal Sangkulirang
Bantuan Pengembangan UMKM Asal Sangkulirang
Setelah dilakukan survei dan rapat pimpinan, Ibu Sri Windari diberikan bantuan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat melanjutkan hidup sehari-hari. Terimakasih kepada para Muzakki semoga menjadi keberkahan bagimu sekeluarga dan semoga membantu meringankan beban keluarga Mustahik. aamiin
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
BAZNAS RI Sukses Kembangkan Usaha Pastry UMKM Binaan hingga Raup Rp30 Juta Per Bulan
BAZNAS RI Sukses Kembangkan Usaha Pastry UMKM Binaan hingga Raup Rp30 Juta Per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) kembali menghadirkan kemerdekaan baru bagi para mustahik. Salah satunya dirasakan oleh Neneng, penerima manfaat yang sukses mengembangkan usaha pastry hingga meraup omzet Rp30 juta per bulan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengapresiasi sekaligus merasa bangga atas keberhasilan mustahik. Ia mengatakan, keberhasilan mustahik binaan menjadi bukti zakat dapat mengubah penerimanya menjadi lebih mandiri dan merdeka dari keterbatasan. "Di bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ini, bagi BAZNAS, kemerdekaan sejati mustahik adalah salah satu tujuan kami. Di mana mereka bisa bangkit dari keterbatasan, berdiri di atas kakinya sendiri, mampu menghidupi keluarganya dengan layak, bahkan mampu memberi manfaat kepada orang lain. Inilah makna mustahik merdeka yang terus kami dorong melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya BAZNAS Microfinance Desa,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/8/2025). Ia menambahkan, keberhasilan para mustahik penerima manfaat adalah bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat melahirkan kemandirian baru. "Inilah wujud zakat yang mensejahterakan. Dari zakat yang ditunaikan muzaki, lahirlah kemandirian baru bagi mustahik. Mereka merdeka, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara martabat," jelasnya. Saidah menegaskan, BAZNAS akan terus memperluas cakupan program BMD agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat. Ia berharap, keberhasilan Neneng dapat menjadi inspirasi bagi mustahik lain untuk meraih kemandirian dan melahirkan ruang kemerdekaan. Sementara itu, Penerima Manfaat Program BMD Matraman Jakarta, Neneng, menyampaikan rasa syukur untuk semua dukungan BAZNAS. Ia mengungkapkan, usaha pastry miliknya yang dinamainya Dapoer Keitha mulai dirintis pada tahun 2024, berawal dari keterlibatan dalam program Iftar Ramadan BAZNAS. “Saat itu saya bingung, ingin usaha tapi tidak punya modal, sementara saya harus bertahan hidup bersama tiga anak yang masih sekolah. Alhamdulillah, Allah mempertemukan saya dengan BAZNAS. Dari modal yang diberikan BAZNAS, usaha ini perlahan terus berkembang,” kata Neneng. Kini, usaha pastry Dapoer Keitha yang dikelolanya mampu memproduksi 100 hingga 150 pieces per hari, dengan omzet mencapai Rp750 ribu hingga Rp1 juta per hari. Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari cromboloni, croffle, croissant, brownies, hingga soft cake dengan berbagai topping. “Dulu saya hanya memiliki etalase kotak kecil dan satu oven. Alhamdulillah, berkat bantuan BAZNAS, saya bisa membeli beberapa peralatan untuk membuat pastry, sehingga produksi meningkat dan pendapatan pun lebih besar,” ucapnya. Selain produksi harian, Neneng juga mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dengan beragam promo untuk menjangkau konsumen lebih luas. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang dan membuka cabang di berbagai wilayah. “Ada satu mimpi besar yang ingin saya capai, yaitu memiliki mini kafe. Dari mini kafe itu insya Allah bisa berkembang menjadi kafe yang lebih besar, tempat di mana orang bisa menikmati pastry buatan Dapoer Keitha dengan minuman dan makanan lainnya,” tutur Neneng. Neneng juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. “Berkat bantuan BAZNAS, usaha pastry saya semakin berkembang. Semoga BAZNAS bisa terus memberi manfaat, mendampingi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
BERITA19/08/2025 | Humas Baznas RI
Penerimaan Mahasiswi STAI Sangatta PKL di BAZNAS Kutim
Penerimaan Mahasiswi STAI Sangatta PKL di BAZNAS Kutim
SANGATTA - 19 Agustus 2025 Sebanyak 5 mahasiswi dari jurusan Ekonomi Syariah resmi diterima untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di BAZNAS Kabupaten Kutai Timur didampingi Ibu Imrona selaku Dosen Pembimbing. Acara penerimaan yang dilaksanakan pagi tadi diawali dengan sambutan dari Dosen Pembimbing, Ibu Imrona Hayati, M.Pd. yang menyampaikan bahwa program PKL ini dirancang sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja. “Kami berharap mahasiswi dapat belajar sekaligus mengembangkan keterampilan secara langsung khususnya untuk bidang ekonomi syariah,” ujarnya. Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kutai Timur, Bapak Drs. KH. Masnip Sofwan menyampaikan "Kami sangat senang dan terbuka dengan adanya Mahasiswi PKL ke tempat kami. Nanti bisa belajar dengan terjun langsung untuk evaluasi bantuan UMKM karena itu erat kaitannya dengan ekonomi, namun tidak menutup kemungkinan juga akan belajar hal-hal selain UMKM agar lebih banyak wawasan dan bisa menjadi acuan jika ingin melakukan penelitian." pungkasnya. Dengan diterimanya mahasiswi dalam program ini, BAZNAS Kab. Kutai Timur menegaskan kembali komitmennya untuk membantu menciptakan generasi profesional, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan dunia kerja. Diharapkan, selama program PKL berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga mampu beradaptasi dan memperoleh ilmu yang berharga.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
Tahap II BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop
Tahap II BAZNAS RI Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Airdrop
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza melalui mekanisme airdrop tahap kedua dalam misi Operasi Bantuan Kemanusiaan Gaza Palestina Satgas Garuda Merah Putih II. Bantuan tersebut berhasil diterjunkan dari atas pesawat Hercules milik TNI AU, Senin (18/8/2025). Bantuan tahap ini merupakan kelanjutan dari pengiriman perdana pada 17 Agustus 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dalam misi ini, BAZNAS RI menyalurkan 80 ton bantuan pangan melalui jalur udara (airdrop). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengiriman bantuan melalui jalur udara tersebut. Paket bantuan dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, sehingga logistik yang dikirim dapat tiba dengan selamat di titik penerjunan. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina kembali berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop. Paket logistik ini dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima,” ujar Kiai Noor di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan ini merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia tidak pernah surut mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pelaksanaan misi kemanusiaan bersama TNI tersebut juga menjadi simbol persaudaraan tanpa batas, terlebih pada saat bangsa Indonesia tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan. “Misi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan kemerdekaan, dan menjadi simbol persaudaraan tanpa batas untuk rakyat Palestina,” tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan, bantuan ini dapat tersampaikan dan terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pertananan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, KBRI di Yordania maupun Mesir, juga tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara di Palestina melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menuturkan bahwa airdrop tahap kedua dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang matang bersama TNI. Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterjunkan merupakan hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang sepenuhnya ditujukan untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza. “Alhamdulillah airdrop tahap kedua ini berhasil. Semoga semua bantuan warga Indonesia untuk rakyat Palestina bermanfaat dan terus memotivasi perjuangan mereka,” ungkap Fikri yang langsung melaporkan dari atas pesawat Hercules di langit Gaza. BAZNAS RI menegaskan akan terus melanjutkan distribusi bantuan kemanusiaan dalam beberapa skema pengiriman berikutnya hingga seluruh logistik yang telah dipersiapkan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan.
BERITA19/08/2025 | Humas Baznas RI
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025). Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza. “Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80. “Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya.
BERITA17/08/2025 | Humas Baznas RI
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 80 TAHUN
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 80 TAHUN
Segenap Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Kutai Timur Mengucapkan "Selamat Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80" Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
BERITA17/08/2025 | Humas BAZNAS Kutim
Peringati HUT Ke-80 RI, BAZNAS Perkuat Komitmen Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Peringati HUT Ke-80 RI, BAZNAS Perkuat Komitmen Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmennya untuk terus menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa melalui peningkatan kinerja BAZNAS yang berlandaskan prinsip 3A, yakni Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Hal tersebut mengemuka pada Upacara Peringatan HUT Ke-80 RI yang digelar di halaman Gedung BAZNAS RI yang berlangsung khidmat, di Jakarta, Minggu (17/8/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Turut hadir jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Deputi BAZNAS RI, Sestama BAZNAS RI, jajaran Persatuan Istri Amil (PIA) BAZNAS RI, serta amilin amilat keluarga besar BAZNAS RI. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menegaskan, tanggung jawab besar BAZNAS dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa bersama pemerintah dalam rangka mensejahterakan umat. "Mari kita maknai peringatan ini sebagai kekuatan bersama mengambil tema yang dicanangkan pemerintah yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju," kata Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, melalui tema tersebut, BAZNAS berkomitmen untuk menjadi perekat bangsa dengan program-program yang dilaksanakan. "Dengan tema tersebut, mari kita jadikan sebagai kekuatan bagi kita sendiri bagaimana memperkuat BAZNAS dan seluruh keluarga BAZNAS di seluruh Indonesia sekaligus menjadikan BAZNAS yang berdaulat, menjadikan BAZNAS yang kuat menjadikan BAZNAS sebagai lembaga pemerintahan non struktural yang mempunyai kekuatan untuk berkiprah di negeri ini," ujar Kiai Noor. Oleh karena itu, lanjut Kiai Noor, apabila Indonesia menjadi bagian dari negara-negara maju di dunia, maka dia berharap hal itu merupakan bagian dari peran BAZNAS. Selain membangun kekuatan bersama, Kiai Noor berpesan untuk tidak terpengaruh dengan orang-orang yang mencoba melemahkan BAZNAS di seluruh Indonesia. Karenanya, itu menjadi tanggung jawab bersama agar BAZNAS seluruh Indonesia dapat bersatu dan berdaulat. "Maka dari itu, selalu saya tegaskan jangan sampai kita terpengaruh oleh orang-orang yang ingin melemahkan BAZNAS," jelas Kiai Noor. "Kita harus menjaga persatuan dan kedaulatan BAZNAS maka kita harus terus berkarya dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia," imbuh Kiai Noor.
BERITA17/08/2025 | Humas Baznas RI
Ketua BAZNAS RI Kunjungi Merauke, Kobarkan Semangat Sinergi untuk Sejahterakan Umat di Ujung Timur Negeri
Ketua BAZNAS RI Kunjungi Merauke, Kobarkan Semangat Sinergi untuk Sejahterakan Umat di Ujung Timur Negeri
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Jumat (15/8/2025). Kehadiran beliau membawa pesan besar, mengobarkan semangat sinergi dan memperkuat peran zakat sebagai motor penggerak kesejahteraan umat. Dalam pertemuan bersama jajaran pengurus BAZNAS Merauke, Prof. Noor Achmad menyampaikan wejangan dan arahan strategis terkait pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Beliau menekankan pentingnya pengelolaan yang optimal, profesional, dan berintegritas tinggi, demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dan perbatasan. “BAZNAS harus menjadi garda terdepan dalam menyejahterakan umat. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi solid antara seluruh elemen BAZNAS, tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah daerah,” tegas Prof. Noor Achmad. Ia menilai Merauke memiliki posisi strategis, bukan hanya secara geografis sebagai pintu gerbang timur Indonesia, tetapi juga sebagai pusat potensial dalam pengelolaan zakat yang mampu menggerakkan ekonomi umat. “Dengan kekuatan bersama, zakat tidak sekadar menjadi bantuan, tetapi juga penggerak ekonomi. Merauke harus menjadi contoh pengelolaan zakat yang inspiratif dan berdampak luas,” tambahnya. Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Merauke, yang memandangnya sebagai momentum berharga untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kinerja. Sejumlah program pemberdayaan akan terus digalakkan, mulai dari pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM lokal, pelatihan keterampilan berbasis potensi daerah, hingga distribusi zakat yang tepat sasaran bagi masyarakat di pelosok yang sulit dijangkau. Harapannya, kunjungan ini tidak hanya memotivasi jajaran pengurus BAZNAS Merauke, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru. Dengan visi yang selaras, kerja sama yang erat, dan pengelolaan zakat yang amanah, Merauke dapat menjadi role model nasional bagaimana zakat mampu mengubah sebuah bantuan menjadi sumber daya pemberdayaan, menggerakkan perekonomian, dan menyebarkan keberkahan bahkan hingga ke ujung timur negeri.
BERITA15/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
BAZNAS RI Pastikan Kesiapan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan logistik bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Gudang Sirkah Alamiah, Mesir. Dalam misi kemanusiaan ini, BAZNAS menyiapkan bantuan pangan untuk masyarakat Palestina, yang akan disalurkan secara bertahap melalui jalur darat maupun udara, lewat Mesir dan Yordania. Hadir dalam peninjauan bantuan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Palestina, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc, MA., bersama tim delegasi BAZNAS, yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir. “Alhamdulillah, hari ini kami telah tiba di Mesir dan langsung melakukan pengecekan paket bantuan, mulai dari ketersediaan barang, kondisi penyimpanan, hingga kesiapan pengemasan menggunakan kayu pelindung sesuai standar pengiriman udara dan darat. Dan Alhamdulillah, untuk pengiriman dari Mesir, sebagian besar barang sudah siap,” kata Haji Mo dalam keterangan tertulisnya di Mesir, Jumat (15/8/2025). Haji Mo mengatakan, proses pengemasan lanjutan akan dilakukan segera setelah ada izin terbang di wilayah udara Gaza dari Kementerian Pertahanan Mesir. “Kami ingin bantuan ini cepat sampai dan memberikan manfaat langsung bagi saudara-saudara kita di Palestina,” katanya. Mahdum menyampaikan, bantuan telah tersimpan di gudang sejak beberapa bulan lalu. Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, BAZNAS menggandeng sejumlah mitra strategis yang memiliki akses resmi menyalurkan bantuan ke wilayah Palestina. "Mitra BAZNAS di Mesir yang pertama adalah KBRI, karena seluruh kegiatan penyaluran bantuan BAZNAS ke Mesir dikoordinasikan oleh KBRI sebagai perwakilan resmi Pemerintah Indonesia. Kedua, kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra di bawah Kementerian Sosial Mesir, sesuai rekomendasi dari KBRI. Ketiga, mitra-mitra yang berada langsung di bawah Kementerian Sosial. Keempat, kami bekerja sama dengan lembaga zakat dan sedekah di Mesir," jelas Mo Mahdum. Selain itu, Mahdum menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan lembaga Mishr Al Kheir untuk melengkapi dokumen kontrak penyaluran bantuan. Koordinasi ini, kata dia, penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan tepat waktu. Lebih lanjut, Mahdum menjelaskan, BAZNAS juga menjalin kerja sama langsung dengan Egyptian Red Crescent (ERC) untuk memperoleh akses resmi penyaluran bantuan ke Palestina. "Jadi BAZNAS ini mengandalkan mitra-mitra yang cukup profesional dan akuntabel, sehingga insya Allah akuntabilitasnya bisa dipertahankan dan terus dijaga," ucapnya. Mo Mahdum menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus mengawal bantuan kemanusiaan ini hingga sampai ke tangan warga Palestina, baik melalui jalur udara maupun darat, bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya dan profesional. “Ini adalah wujud nyata solidaritas masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar proses pengiriman bantuan ini berjalan lancar,” kata Mo Mahdum.
BERITA15/08/2025 | Humas Baznas RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kutai Timur.

Lihat Daftar Rekening →